Artikel

Menjaga Peradaban dengan Perpustakaan

01 Juni 2018 18:24:57  Administrator  297 Kali Dibaca  Berita Desa

Landmark baru telah berdiri di Jakarta. Sebuah gedung tinggi nan megah di pusat Ibukota. Bukan sebuah mal melainkan sebuah perpustakaan dengan label Tertinggi di dunia. Tak kurang, Sekretaris Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Anwar Sanusi pun menyatakan kebanggaannya dengan ikon baru Indonesia itu. 

“Saya betul-betul merasa bangga, masuk ke sebuah gedung megah yang tertata dengan baik dan ini bukan mal atau pusat perbelanjaan, melainkan sebuah gedung yang menyimpan ilmu pengetahuan. Pengunjung akan mendapatkan pengayaan dan menikmati aneka kekayaan wawasan. Di Gedung inilah tersimpan peradaban,” ungkapnya saat membuka acara Pengembangan Perpustakaan dan SDM Pengelolaan Perpustakaan dengan tema “Pengembangan Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca.” Acara tersebut diselenggarakan oleh Bagian Informasi dan Pelayanan Pengaduan (IPP) di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jumat (13/4).

Menurut Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi,  Perpusnas bukan saja menjadi sebuah landmark tetapi sekaligus menjadi simbol perubahan. “Di sinilah tersimpan dokumentasi sejarah sebuah Negara. Di Perpustakaan, sekarang kita bisa melihat Indonesia dalam perspektif yang lebih utuh,” katanya.

Sejalan dengan Sekjen Kemendes PDTT, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendes PDTT Bonivasius P. Ichtiarto mengatakan, tidaklah salah untuk mengajak pengelola perpustaakaan Kemendes PDTT untuk melakukan study banding di gedung baru perpusnas ini. “Di akhir acara peserta diajak tour keliling perpusnas, melihat fasilitas dan pelayanan yang ada di sini. Tujuannya adalah agar dapat menginspirasi peserta yang sebagian besar adalah pengelola perpustaakaan di kementerian untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengelola perpustakaan,” ungkapnya.

Belum lama ini Kementerian Desa PDTT juga telah melakukan penandatanganan  kerja sama dengan Perpusnas. Sebagai tindaklanjut dari MoU tersebut Kepala Perpusnas Muh. Syarif Bando mengatakan akan mengerjakan hal-hal yang lebih teknis. “Perpusnas akan memastikan sumber-sumber pengetahuan yang ada bisa kita akumulasi dan dikirim ke desa,” katanya.
 
Syarif Bando mengungkapkan berlimpahnya potensi desa-desa di Indonesia. Untuk itu dia menyatakan kesiapannya untuk mendukukng penuh Kemendesa PDTT dalam hal membagikan informasi-informasi, testimoni-testimoni dari desa-desa yang sudah maju ke desa yang masih dalam taraf pembangunan.

Dalam sambutannya, kepala perpusnas juga mengungkapkan adanya program Perpuseru yang dirancang dalam bentuk aplikasi dan berfungsi sebagai jembatan perpustakaan untuk masyarakat desa. “Saat ini sudah ada 1.010 desa yang sudah bangkit secara ekonomi karena pengembangan program teraebut,” ungkapnya. (kemendesadotgoid)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

Agenda

Belum ada agenda

Perpustakaan Desa

Facebook Desa Selat

Peta Desa

Video Desa

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:210
    Kemarin:214
    Total Pengunjung:114.212
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.239.119.61
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

22 Juni 2018 | 4.123 Kali
Sejarah Desa
26 Agustus 2016 | 3.711 Kali
Wilayah Desa
25 Juli 2018 | 3.709 Kali
Lambang Desa Selat
30 April 2014 | 3.608 Kali
PKK
29 Juli 2013 | 3.479 Kali
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa
10 April 2018 | 3.443 Kali
GSI - B
30 April 2014 | 3.318 Kali
Karang Taruna

HUBUNGI KAMI

Hubungi Kami

Hubungi Kami